Jurnal Agropet

TINGKAT PENDAPATAN PEDAGANG PENGUMPUL TERNAK KERBAU DI KECAMATAN PAMONA SELATAN KABUPATEN POSO

  • Print
Judul : Tingkat Pendapatan Pedagang Pengumpul Ternak Kerbau Di Kecamatan Pamona Selatan Kabupaten Poso
Penulis : Panji Berkat Th. Lakiu  1
   

1)Staf Pengajar Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sintuwu Maroso Poso

Penerbit : Fakultas Pertanian Universitas Sintuwu Maroso
Kata Kunci : Efisiensi, Pemasaran, Kerbau

RINGKASAN


Usaha ternak kerbau telah diupayakan untuk menjadi salah satu andalan usaha peternakan di Kabupaten Poso. Upaya pengembangan masih berjalan lamban karena masih banyak peternak yang melakukan usaha ternak secara tradisional dan terbatasnya informasi tentang pemasaran kerbau. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari hubungan antara biaya pemasaran kerbau yang dikeluarkan oleh pedagang dengan keuntungan pemasaran yang diperoleh pedagang yang terlibat dalam pemasaran kerbau di Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima saluran pemasaran kerbau yang melibatkan peternak dan pedagang. Distribusi marjin terbesar pada saluran I, II, III dan IV terdapat pada pedagang pengumpul, sedangkan pada saluran V pada peternak maju. Pada saluran I, II dan III peternak biasa maupun peternak maju memperoleh keuntungan tertinggi sehingga dapat dinyatakan bahwa ketiga saluran cukup efisien untuk peternak. Biaya pemasaran yang paling dominan pengaruhnya terhadap keuntungan pedagang pengumpul I dan III adalah biaya retribusi dengan kontribusi sebesar 96,1% terhadap keuntungan pedagang pengumpul I dan 84,2% terhadap keuntungan pedagang pengumpul III. Harga di tingkat peternak dengan harga di tingkat konsumen belum terintegrasi secara vertikal sehingga belum terbentuk struktur pasar yang bersaing sempurna. Perubahan harga di tingkat pedagang pengumpul I sangat mempengaruhi elastisitas harga di tingkat konsumen dengan kontribusi 75% terhadap variasi perubahan harga di tingkat konsumen.


Download Pdf